Membuat perbandingan sederhana antara LED UV dan LED UVC bukanlah satu-satunya cara untuk menentukan mana yang lebih unggul. Tergantung bagaimana Anda ingin menggunakannya, setiap jenis LED memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
Istilah "LED UV" menggambarkan dioda pemancar cahaya yang beroperasi di bagian spektrum elektromagnetik ultraviolet (UV). Ini biasanya digunakan dalam aplikasi penginderaan, pengawetan, dan desinfeksi. Panjang gelombangnya berkisar antara 100 hingga 400 nm. Sebaliknya, dioda yang memancarkan sinar ultraviolet-C, yang memiliki panjang gelombang 200–280 nm, secara eksplisit disebut sebagai LED UVC. Aplikasi utama LED UVC adalah sterilisasi dan desinfeksi.
Fakta bahwa teknologi LED UV telah ada lebih lama dibandingkan teknologi LED UVC memungkinkan penelitian dan pengembangan lebih lanjut sepanjang waktu, yang merupakan salah satu keunggulan jelas LED UV dibandingkan LED UVC. Hasilnya, teknologi UV LED semakin berkembang dan memiliki kegunaan lebih dari sekedar sterilisasi dan desinfeksi.
Bidang penyembuhan adalah salah satu penerapannya. Tinta, pelapis, dan perekat dapat dipolimerisasi dengan LED UV lebih cepat dan efektif dibandingkan dengan teknik pengawetan konvensional, yang sering kali memerlukan suhu tinggi. Karena proses pengawetan LED UV menggunakan lebih sedikit energi untuk berfungsi, maka lebih hemat energi dan ramah lingkungan.
Fakta bahwa LED UV menghasilkan spektrum panjang gelombang yang lebih luas dibandingkan LED UVC merupakan keuntungan signifikan lainnya. Karena itu, jangkauan aplikasi yang dapat dimanfaatkan semakin meningkat. LED UV sempurna untuk aplikasi penginderaan karena kita dapat menggunakannya sebagai sumber cahaya UV-A, UV-B, dan UV-C. Mereka dapat digunakan, misalnya, untuk mengetahui apakah suatu sampel mengandung bahan kimia, mineral, atau bahan lain tertentu.
Meskipun demikian, LED UVC adalah pilihan yang lebih baik untuk aplikasi sterilisasi dan desinfeksi karena beberapa manfaat yang signifikan. Pertama-tama, LED UVC telah terbukti sangat berhasil menghilangkan patogen seperti bakteri, virus, dan jamur. Penelitian menunjukkan bahwa UVC LED adalah disinfektan yang sangat kuat karena dapat mengurangi kemanjuran infeksi tertentu hingga 99,9%.
Menjadi lebih hemat energi dibandingkan teknik desinfeksi lainnya, seperti desinfeksi kimia, merupakan manfaat luar biasa lainnya dari LED UVC. Selain itu, produk ini tidak menghasilkan produk sampingan yang merugikan, sehingga semakin berkontribusi terhadap keramahan lingkungan. UVC LED telah menjadi alat penting untuk mendisinfeksi permukaan di rumah sakit, sekolah, dan ruang publik lainnya karena wabah COVID-19 yang sedang berlangsung.
Kesimpulannya, setiap LED UV dan LED UVC memiliki kelebihan dan kekurangan, dan opsi ideal akan bergantung pada kasus penggunaan tertentu yang Anda pikirkan. LED UVC sangat baik dalam mensterilkan dan membersihkan permukaan dengan konsumsi energi yang rendah dan tanpa produk sampingan yang berbahaya, meskipun kematangan dan keragaman LED UV menjadikannya pilihan bagus untuk berbagai aplikasi. Rute mana pun yang Anda ambil, penggunaan teknologi tercanggih diperlukan untuk mendapatkan hasil yang Anda inginkan.

