Untuk melindungi keselamatan karyawan dan anggota tim lainnya, lokasi konstruksi harus memiliki penerangan yang efektif dan aman. Administrasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (OSHA) menetapkan pedoman untuk kebutuhan penerangan minimal di lokasi konstruksi. Peraturan ini dimaksudkan untuk meminimalkan kecelakaan, menurunkan kemungkinan terjadinya bahaya, dan mendorong terciptanya lingkungan kerja terbaik.
Tergantung pada jenis pekerjaan yang dilakukan, waktu, dan area yang akan diterangi, lokasi konstruksi yang berbeda memiliki persyaratan pencahayaan minimum yang berbeda. Jika pekerjaan pada proyek konstruksi luar ruangan diperkirakan akan dilanjutkan setelah gelap, penerangan harus disediakan. Selain itu, penerangan yang cukup diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan konstruksi interior.
Kecuali untuk terowongan, terowongan, dan tempat-tempat yang berpotensi berbahaya lainnya, yang membutuhkan 10 fc cahaya, OSHA menyarankan agar semualokasi konstruksi mempunyai penerangan minimal 5 fc. Jumlah cahaya yang dihasilkan oleh candle normal yang berjarak satu kaki dari suatu permukaan dikenal sebagai one foot-candle. Oleh karena itu, iluminasi 5 fc adalah jumlah cahaya yang dihasilkan oleh lima lilin yang ditempatkan satu kaki dari suatu permukaan.
Penerangan harus dipasang di luar lokasi konstruksi, terutama di area di mana pekerjaan sedang dilakukan. Hal ini mencakup jalan setapak, landai, tangga, dan jalan raya selain ruang kerja di mana peralatan dan perlengkapan digunakan. Selain itu, penerangan yang cukup harus tersedia di semua titik masuk untuk memberikan keamanan dan menghindari kecelakaan atau jatuh.
Jenis pekerjaan yang dilakukan akan menentukan kebutuhan pencahayaan untuk lokasi bangunan interior. Meskipun operasi seperti pembongkaran atau penggalian mungkin memerlukan lebih sedikit penerangan, pekerjaan seperti pekerjaan kelistrikan, pengecatan, atau pemipaan yang memerlukan tingkat akurasi atau kejelasan visual yang tinggi harus memiliki penerangan yang cukup. Selain itu, kebutuhan pencahayaan dapat berubah tergantung pada apakah peralatan pelindung diri digunakan, seperti topi atau kacamata pengaman.
Dua faktor utama yang perlu dipertimbangkan ketika menentukan kebutuhan pencahayaan minimal untuk lokasi bangunan adalah keselamatan dan efisiensi. Penerangan yang cukup menurunkan kemungkinan kecelakaan, meningkatkan produktivitas, dan menjamin karyawan dapat melaksanakan pekerjaannya dengan aman dan efisien. Untuk menyediakan lingkungan kerja yang aman dan produktif, pemberi kerja diharuskan mematuhi standar OSHA dan menyediakan penerangan yang memenuhi spesifikasi ini.
