Tidak ada solusi universal untuk tidur dengan lampu strip LED menyala. Meskipun demikian, banyak orang mendapati bahwa tidur dengan lampu strip LED menyala adalah hal yang dapat diterima. Beberapa orang bahkan mungkin merasakan bahwa hal itu meningkatkan kesejahteraan, suasana hati, dan kualitas tidur mereka secara umum.
Mari kita mulai dengan membahas gagasan bahwa tidur dengan lampu strip LED menyala dapat berbahaya bagi kesehatan Anda. Berbeda dengan jenis bohlam lainnya, lampu strip LED umumnya aman dibiarkan menyala sepanjang malam. Karena lampu LED menggunakan lebih sedikit energi dan menghasilkan lebih sedikit panas, lampu ini memancarkan lebih sedikit radiasi infra merah, yang mungkin berbahaya bagi mata Anda.
Selain itu, warna putih hangat, putih dingin, biru, dan segala warna pelangi termasuk di antara warna lampu strip LED. Pilihan warna pencahayaan untuk lampu strip LED mungkin berdampak pada kualitas tidur dan kesejahteraan emosional Anda.
Setelah seharian bekerja keras, lampu LED putih hangat, misalnya, memberikan cahaya yang nyaman dan lembut yang dapat membantu Anda beristirahat. Sebuah penelitian yang diterbitkan di Science Daily mengklaim bahwa tingkat cahaya yang lebih hangat meningkatkan kemampuan bersosialisasi, perasaan menyenangkan, dan kualitas tidur. Oleh karena itu, salah satu cara terbaik untuk menciptakan suasana damai dan tenteram di kamar Anda adalah dengan tidur dengan lampu strip LED putih hangat menyala.
Sebaliknya, lampu LED biru telah terbukti meningkatkan produktivitas dan perhatian. Lampu LED biru bisa menjadi pilihan bagus jika Anda kesulitan bangun dari tempat tidur di pagi hari atau jika Anda harus belajar hingga larut malam atau ada urusan bisnis. Menurut penelitian Universitas Surrey, paparan cahaya LED biru meningkatkan fungsi otak, kecepatan respons, dan kewaspadaan subjektif. Oleh karena itu, Anda bisa merasa lebih waspada dan segar di pagi hari jika tidur dengan lampu strip LED biru menyala.
Lampu strip LED juga mungkin berguna secara terapeutik bagi mereka yang menderita gangguan afektif musiman (SAD). SAD adalah sejenis depresi yang berkembang di musim dingin akibat kurangnya paparan sinar matahari. Cahaya terang, seperti yang ditemukan di bawah sinar matahari atau lightbox, disinari sebagai bagian dari terapi cahaya, pengobatan populer untuk SAD.
Namun, lampu strip LED juga dapat digunakan untuk terapi cahaya. Dengan menyimulasikan sinar matahari alami, lampu strip LED berspektrum penuh dapat mengurangi gejala gangguan afektif musiman (SAD), meningkatkan suasana hati, dan mengatur ulang siklus sirkadian Anda.
Kesimpulannya, tidur dengan lampu strip LED menyala mungkin tidak masalah. Untuk mencegah penurunan kualitas tidur Anda, Anda harus memilih warna dan tingkat kecerahan yang sesuai untuk lampu LED Anda. Lampu LED berspektrum penuh, biru, dan putih hangat mungkin memiliki berbagai efek positif pada kesehatan mental, emosional, dan fisik Anda.
Seperti semua hal lainnya, penting untuk berbicara dengan dokter Anda jika Anda memiliki kekhawatiran tentang kesehatan atau tidur Anda.
https://www.benweilighting.com/professional-lighting/led-strip-lights/strip-light-room.html

